Senin, 11 Mei 2015

tafsir matius 4



BAB II
ISI
Ayat 1
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
To,te o` VIhsou/j avnh,cqh eivj th.n e;rhmon u`po. tou/ pneu,matoj peirasqh/nai u`po. tou/         diabo,louĂ…

Then was Jesus led up of the Spirit into the wilderness to be tempted of the devil
Then Jesus was led by the spirit into the desert to be tempted by the devil
Maka Yesus dibawa oleh Roh kepadang gurun untuk dicobai iblis.
Maka Yesus itu telah dibawa keatas padang gurun oleh Roh dari Allah untuk diuji[1] iblis.

 Penjelasan:
To,te (k. Ket/ maka, pada waktu itu) o` (k.sdg. MSN: Itu) VIhsou/j  (k.b MSN: Yesus)
avnh,cqh (kk, org3sg, aor.pasf,indc: dia telah dibawa keatas) eivj  (k.depanAkstf :ke) th.n (k.sdg FSA) e;rhmon (k.b FSA: padang gurun) u`po. tou (upo+ G: “oleh” btk. pasif) pneu,matoj (kb.NSG: roh) peirasqh/nai( k.krj Aor, pasf, infinitive: dulu digoda,menguji) u`po. tou/ (upo+ tou: oleh) diabo,lou (dari iblis).

Tafsiran:
Ayat 1 dan 2 (ayat pengantar), pemakaian kata keterangan “maka” merupakan suatu hal yang ditekankan dalam ayat ini. “Maka” menunjuk kepada suatu peristiwa yang mempunyai hubungan dengan kisah atau cerita sebelumnya dan berkaitan secara kronologi waktu dan hubungan itu adalah hubungan yang langsung yaitu ketika Ia baru menerima Roh Kudus melalui pembaptisan di Sungai Yordan.. Dan awal permulaan Yesus untuk melakukan tugas keMesiasan-Nya yaitu mendirikan kerajaan Tuhan di dunia. Dalam bahasa asli Yunani avnh,cqh” berarti dibawa keatas yang berarti Yesus dibawa naik keatas yakni dari sungai Yordan menuju padang gurun[2]. Pembawaan Yesus kepadang Gurun adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi tugas-Nya. Padang Gurun menurut Mattew Henry adalah “padang gurun Sinai, tempat Musa dan Elia berpuasa empat puluh hari empat puluh malam[3]. Sedangkan Stefan Leks tidak terlalu mempermasalahkan padang gurun. Ia mengatakan padang gurun yang dimaksudkan adalah wilayah yang tidak dihuni manusia dan banyak binatang buas[4]. Menurut William Barcalay padang gurun yang dimaksudkan adalah padang gurun yang terletak antara laut mati dengan kota Yerusalem. Dalam PL disebut Yeshimmon yang berarti pembinasaan. Ukuran panjangnya 50 km lebarnya kira-kira 20 km dengan kondisi yang sangat berbahaya. Cuaca sangat panas, padang gurun itu naik turun, batu berserakan, berdebu tebal, tanahnya cokelat berkapur, berlereng-lereng dan sangat berbahaya[5]. Jadi padang gurun itu adalah kemungkinan padang gurun Sinai tempat Musa dan Elia berpuasa dan pada masa Tuhan Yesus padang gurun itu tidak dihuni dan banyak binatang buas yang berbahaya. Roh yang membawa Yesus adalah Roh dari Allah atau Roh Allah yang turun kepada Yesus yang bagaikan burung merpati membuat-Nya menjadi lemah lembut tetapi sekaligus berani.[6] Untuk dicobai iblis, kata dicobai dapat disejajarkan dengan kata digoda yang berarti suatu bujukan untuk melakukan kejahatan.[7] diabo,loV diartikan sebagai iblis yang setara dengan kata o` peira,zwn dan Satana/j yang artinya penghujat, penggoda. Penghujat menunjuk kepada karakter utama yang diperankan oleh iblis sedangkan penggoda menunjuk kepada makna sesuai konteks pencobaan dipadang gurun. diabo,lou adalah kepala roh-roh jahat.[8] Pencobaan yang dialami Kristus:
1.      Pencobaan untuk menunjukkan kerendahan hati dan penghinaan atas diri-Nya.
2.      Mendatangkan kekalahan bagi iblis, hal ini berhubungan dengan Adam pertama yang gagal dalam menghadapi pencobaan dari iblis.  Namun dari pencoaban yang dialami Yesus menunjukkan bukti bahwa Adam yang kedua akan meremukkan kepala iblis (Kej. 3:15)
3.      Pencobaan yang membawa penghiburan bagi semua orang kudus. Penghiburan itu didapat ketika memahami kemenangan sejati atas iblis seperti yang telah dilakukan Yesus.
Ayat 2:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan sendiri
kai. nhsteu,saj h`me,raj tessera,konta kai. nu,ktaj tessera,
\konta( u[steron evpei,nasenĂ…
And when he had fasted forty days and forty nights, he was afterward an hungred.
After fasting forty days and forty night, he was hungry
Dan setelah berpuasa empat puluh hari empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
dan setelah berpuasa empat puluh hari empat puluh malam, maka Ia telah lapar
Penjelasan:
kai.(k.peng: dan)nhsteu,saj(kk, Aor/Act/Prtcp/M/S/N : telah berpuasa)h`me,raj (kb, F/P/A: hari-hari siang) tessera,konta (k.sift/ F/P/A: empat puluh) kai. (dan) nu,ktaj (kb,F/P/A: malam-malam)  tessera,konta u[steron  (k. Ket: maka, kemudian)  evpei,nasen (kk, 3tggl, Aor/A/I: ia telah lapar)
Ayat 2: Berpuasa yang dilakukan Yesus bukan karena tidak memiliki makanan ataupun karena peraturan agama. Yesus berpuasa untuk:
1.      Merendahkan diri
2.      Memberi peluang kepada iblis untuk menggodanya sehingga hasil akhirnya membuat kemenangan yang sangat gemilang yang diraih Yesus.
3.      Untuk memberikan teladan bagi pengikut-Nya dihari yang akan datang.
Deskripsi tempo yang jelas menunjuk kepada hal yang sangat jelas (empat puluh hari empat puluh malam) bahwa Yesus juga melakukan apa yang dilakukan pemimpin bangsa Israel yang terdahulu seperti Musa dan Elia. Empat puluh dalam sejarah bangsa Israeel adalah angka yang genap-sempurna. Empat puluh tahun lamanya bangsa Israel mengembara dipadang gurun, 40 hari Musa digunung Sinai, 40 hari Elia berjalan digunung Horeb, 40 tahun Daud dan Salomo memerintah sebagai raja. Musa dibawa naik kegunung sedangkan Yesus kepadang Gurun. Namun pemakaian kata dibawa naik keatas merujuk kepada gurun yang tinggi (mengingat kondisi gurun yang diceritakan adalah gurun yang berlereng dan terjal).

Ayat 3
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan sendiri
 kai. proselqw.n o` peira,zwn ei=pen auvtw/|\ eiv ui`o.j ei= tou/ qeou/( eivpe. i[na oi` li,qoi ou-toi a;rtoi ge,nwntaiĂ…
And when the tempter came to him, he said, If thou be the Son of God, command that these stones be made bread.

The tempter came to him and said, “if you are of the Son of God, tell these stones to become bread.
Lalu datanglah si penggoda dan berkata kepadanya, “karena Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”

Si pencoba itu telah datang kepada Dia dan berkata, jika Engkau adalah anak dari Allah, Engkau berkatalah supaya batu-batu itu menjadi roti.

kai. (dan) proselqw.n (kk, Aor/Aktf/Partisip/ M/S/N: telah datang ke, mendekati) o` (k.sdg/M/S/N: itu) peira,zwn (kk, P/A/P/M/S/N: orang yang menggoda/ si pencoba) ei=pen(kk, org3T, A/A/I: telah berkata) auvtw/|\(k.gnti, 3T, M/S/D: untuk/kepada dia) eiv ( k.peng: apabila/jika) ui`o.j (kb, /M/S/N: anak) ei=(kk, org2T, PAI: engkau adalah) tou/ (k.sdg, MSG: itu) qeou/(k.b/MSG: Allah) eivpe. (kk, 2T, Aor,A, iMperativ: engkau berkatalah) i[na (k.peng: supaya;jika) oi` (k.sdg/MPN: itu) li,qoi (kb,MPN: batu-batu) ou-toi (k.gnti,MPN: ini) a;rtoi(kb,MPN: roti-roti) ge,nwntai (kk, 3 jamak, Aor, Mid, Subjunktif: telah ada, menjadi, jadi)
Tafsiran ayat 3:
Ada tiga jenis pencoabaan yang dapat diketahui dari nats ini yaitu percobaan kekuasaan. Dan pencobaan yang pertama ada dalam ayat ini.  Sipenggoda maksudnya adalah iblis sama seperti pada ayat 1. Kedatangan iblis tidaklah diketahui apakah dalam bentuk kelihatan atau hanya suara saja. Perkataan jika “ Engkau Anak Allah” mengacu kepada eksistensi Yesus sebagai inkarnasi Allah. Mattew Henry menjelaskan “kalau iblis tidak tahu bahwa Yesus adalah Anak Allah, ia tidak akan mengatakan hal itu.[9] Iblis bukan tidak mengetahui bahwa Yesus adalah Anak Allah tapi iblis mencoba untuk mempengaruhi Yesus. Dalam PL anak Allah diterapkan  kepada mahkluk ilahi (Kej. 6:2; Ayb. 38:7), bangsa Israel (Hos. 11:1), raja pilihan (Mzm. 2:7) . Ayat ini menegaskan relasi unik antara Yesus dengan Allah dan  sekaligus menitik beratkan kuasa ilahi yang dimilikinya.[10] Sesuai dengan apa yang ada dipadang gurun, banyak batu yang menyerupai roti yang bentuknya bundar dan kecil-kecil. Batu-batu itu berwarna kuning dan bundar menyerupai makanan pokok orang Yahudi.[11] Dan pada saat itu ada didepan Yesus. Hal inilah yang dimanfaatkan iblis untuk menguji Yesus dengan mengatakan jika Engkau Anak Allah Engkau berkatalah batu-batu ini menjadi roti. Pencobaan yang dialami Yesus dalam pencobaan pertama ini mengandung dua arti untuk memakai kuasa bagi kepentingan diri sendiri. Pencobaan ini juga sebagai gambaran apa yang dialami bangsa Israel ketika dipadang gurun. Mereka tidak sabar dan akhirnya gagal dan Tuhan kesal kepada utusan-Nya. Dan dalam pecobaan Yesus Ia tdak mau kurang sabar seperti bangsa Israel. Dari nats ini pengikut Yesus diajarkan untuk bersabar dalam segala hal. Kadang kita berdoa kepada Tuhan seperti memaksa kehendak kepada Tuhan. Sesungguhnya Tuhan lebih tahu apa yang terbaik bagi pengikut-Nya. Kesabaran dalam menunggu pertolongan dari Tuhan haruslah menjadi penekanan utama sebagamanaapa yang telah diberi Yesus sebagai teladan dipadang gurun.
Ayat 4:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan sendiri
o` de. avpokriqei.j ei=pen\ ge,graptai\

ouvk evpV a;rtw| mo,nw| zh,setai o` a;nqrwpoj( avllV evpi. panti. r`h,mati evkporeuome,nw| dia. sto,matoj qeou/Ă…
But he answered and said, It is written, Man shall not live by bread alone, but by every word that proceedeth out of the mouth of God.

Jesus answered, “it is written: man does not live on bread alone, but on every word that come from the mouth of God.’

Tetapi Yesus menjawab: “ada tertulis:  manusia hidup bukan dari roti saja , tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Tetapi Dia telah berkata ketika menjawab dia ada tertulis[12]: manusia akan hidup bukan kepada roti saja, tetapi kepada sabda yang sedang keluar dari mulut Allah

o`(Ia) de. (k.peng: tetapi, dan) avpokriqei.j (kk, Aor,Act, Ptsp/MSN: telah menjawab, berkata) ei=pen(kk, org3sg, Aor,Act,Ind:dia telah berkata, menyuruh) ge,graptai (kk, 3T,perf,Psf,Ind: dia telah ditulis)ouvk (particle: bukan)evpV(k.dpn: kepada) a;rtw (k.b, MSD: kepada roti)mo,nw(k.sft/MSD: saja-hanya) zh,setai (kk,org3sg,Fut,Mid,Ind: dia akan hiduplah)o`(k.sdg: )a;nqrwpoj (k.b,MSN: manusia) avllV (k.peng: tetapi;bahkan)evpi.(k.dpn: Kepada)panti.(k.sft/SND: kepada)r`h,mati (kb,NSD: kepada kata;sabda) evkporeuome,nw (kk,Present/Mid/Prtsp/NSD: kepada keluar) dia.(k.dpn/G: dari/ melalui) sto,matoj (kb, NSG: dari mulut; perkataan; suara) qeou/Ă… (kb, MSG: dari ALLAH)
Tafsiran Ayat 4:
Maksudnya ada tertulis adalah yang dikatakan Yesus itu tertulis dalam Kitab Suci orang Yahudi.
Perkataan Yesus “manusia hidup bukan dari roti saja” menjelaskan bahwa roti bukanlah segalanya bagi manusia untuk bertahan hidup. Maksudnya manusia juga dapat hidup dengan memakan makanan yang lain. Secara rohani arti kata ini menunjuk kepada kebutuhan jasmani bukanlah hal yang terpenting karena frasa ini dilanjutkan dengan kata tetapi kepada sabda yang keluar dari Firman Allah. Hal diatas bukanlah pilihan yang harus dipilih untuk kelangsungan hidup tetapi hal yang saling melengkapi dan menunjuk kepada level dari kebutuhan itu sendiri. Sabda yang keluar dari mulut Allah adalah hal yang terpenting dalam hidup manusia sedangkan roti hanyalah salah dari sekian banyak yang dapat dikonsumsi demi kehidupan secara jasmani. Tetapi terkadang manusia lebih mengutamakan hal yang kurang penting dari pada hal yang sangat penting.
Ayat 5:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
To,te paralamba,nei auvto.n o` dia,boloj eivj th.n a`gi,an po,lin kai. e;sthsen auvto.n evpi. to. pteru,gion tou/ i`erou/

Then the devil taketh him up into the holy city, and setteth him on a pinnacle of the temple,
Then the devil took him to the holy city and had him stand on the highest point of the temple
Kemudian iblis membawanya ke kota suci dan menempatkan Dia dibubungan Bait Allah.

kemudian iblis sedang membawa dia kedalam kota suci dan dia telah menempatkan dia diatas puncak dari Bait Allah

To,te(k.ket.: pada waktu itu; kemudian) paralamba,nei (kk,3Sg,PAI: dia sedang membawa;mengambil) auvto.n (OP3MSA: dia) o` (k.sdg,MSN;) dia,boloj(kb,MSN: iblis)eivj(PA: kedalam;kepada) th.n (k.sdg,FSA: ) a`gi,an  (k.sft, FSA: suci;kudus) po,lin  (kb,FSA: kota) kai. (kb,: dan;tetapi) e;sthsen (kk, 3sg,Aor,Act,Ind: dia telah menempatkan) auvto.n(k.gntu,3sg, M.A: dia) evpi. (PA: diatas) to. (k.sdg,NSA: ) pteru,gion (kb,NSA: titik tertinggi; puncak Bait Allah) tou/  (k.sdg,NSG: ) i`erou/  (kb,NSG: dari Bait Allah)

Ayat 6:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
kai. le,gei auvtw/|\ eiv ui`o.j ei= tou/ qeou/( ba,le seauto.n ka,tw\ ge,graptai ga.r o[ti

toi/j avgge,loij auvtou/ evntelei/tai peri. sou/ kai. evpi. ceirw/n avrou/si,n se( mh,pote prosko,yh|j pro.j li,qon to.n po,da souĂ…

And saith unto him, If thou be the Son of God, cast thyself down: for it is written, He shall give his angels charge concerning thee: and in their hands they shall bear thee up, lest at any time thou dash thy foot against a stone.

“If You are the Son of God,” he said, “throw your self down. For it is written: ‘ he will command his angel concerning You up in their hands, so that you will not strike your foot against a stone.

lalu berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah dirimu kebawah, sebab ada tertulis: mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau diatas tangannya, supaya kakiMu jangan terantuk kepada batu”

Dan ia sedang mengatakan kepada dia, apabila Engkau adalah Anak dari Allah itu, engkau telah buanglah/lemparlah engkau sendiri sebab bahwa dia akan memerintah kepada malaikat-malaikat dari dia tentang engkau mereka akan mengangkat dengan tangannya dari atas supaya jangan engkau telah mengantukkan kebatu kaki mu

kai.(k.peng: dan; tetapi)le,gei ( kk,3sg,PAI: ia sedang mengatakan) auvtw/|\ (k,gnt,.3sg,MD: kepada/untuk dia) eiv (k.peng: jikalau;apabila) ui`o.j (kb,MSN: anak laki-laki;putra) ei= (kk,2sg,PAI: engkau adalah) tou/ (k.sdg,MSG: Itu) qeou/( (kb,MSG: dari Allah)ba,le(kk,2sg,Aor,Act,iMp: engkau telah buanglah) seauto.n ( k.gnt refleksi,2sgMA: engkau sendiri) ka,tw\ ( kata keterangan: dibawah;kebawah) ge,graptai  (kk,3sg,perf Psf Ind: dia telah ditulis)ga.r(k.peng: sebab) o[ti  (k.peng: bahwa, sehingga) toi/j (k.sdg,MPD: ) avgge,loij  (k.b, MPD: kepada malaikat-malaikat) auvtou/ (k.gnt,3sg,MG: dari Dia) evntelei/tai (kk,3sg,Fut,Mdd,Indc: Dia akan memerintah) peri. (k.dpn: tentang;mengenai;untuk) sou/  (k.gnt,2sg, G: dari engakau) kai. (k.peng: dan;tetapi) evpi  (k.dpnG: dari atas) ceirw/n(k.b, Fut,PG: dari tangan-tangan) avrou/si,n(kk,3Plu,FutMidInd: mereka akan mengangkat) se(k.gnt2sg,A: engkau)mh,pote(k.peng: supaya jangan)prosko,yh|j(kk,2sg,Aor,ActSub: engkau telah mengantukkan) pro.j  (PA: kepada) li,qon (kb,MSA: batu) to.n  (k.sdg,MSA: )  po,da (kb,MSA: kaki) sou(k.gnt2sg,G: dari engkau)


Ayat 7:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
:Efh auvtw/| o` VIhsou/j( Pa,lin ge,graptai(
Ouvk evkpeira,seij ku,rion to.n qeo,n souĂ…
Jesus said unto him, It is written again, Thou shalt not tempt the Lord thy God.

Jesus answered him, “it is also written: do not put the Lord your God to the best.

Yesus berkata kepadanya, “ada pula tertulis: janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu.
Yesus dulu sedang berkata kepada dia, dipihak lain dia telah ditulis jangan engkau akan menguji Tuhan Allah dari engkau
        
:Efh(kk,3sg,ImpActInd: Ia dulu sedang berkata)auvtw/|  (k.gnt3sg,MD: Kepada dia) o` (k.sdg,MSN: ) VIhsou/j(  (k.b,MSN: Yesus) Pa,lin (kt. Ktrgn: lagi;selanjutnya;dipihak lain) ge,graptai  (kk, 3sg, peR,Psf,Ind: dia telah ditulis)Ouvk(TN:bukan;tidak;jangan)evkpeira,seij(kk,2sg,FutActInd:engkau akan menguji;menggoda;menjebak) ku,rion (k.b,MSA: Tuhan) to.n  qeo,n ( NMSA: Allah) sou (k.gnt2sg,G: dari engkau)
Yesus dulu sedang berkata kepada dia dipihak lain dia telah ditulis jangan engkau akan menguji Tuhan Allah dari engkau.
Tafsiran 5-7:
Bagian ini adalah cerita pencobaan kedua dari tiga pencobaan yang Yesus alami yaitu mengenai percobaan kepercayaan. Berisi tentang rayuan dan kelicikan iblis dan jawaban Yesus yang sangat tegas dan jelas. Dimulai dari presentase iblis dengan membawa kekota suci dan menempatkan puncak Bait Allah. Kata Membawa disini lebih mangandung makna teologis sehingga ketika membacanya membawa jangan diartikan bahwa iblis memegang lalu membawa Yesus.
Dalam PB kata ‘bubungan” (puncak) kata ini mungkin merujuk kepada semacam menara kecil atau tembok pelindung (atap), balkon, tapi yang pasti puncak itu terletak tinggi.[13] Tempat yang dimaksudkan adalah Bait Allah yang dibangun dipuncak Gunung Sion, puncak itu terlebih dahulu diratakan dan baru dibangun Bait Allah yang sangat luas. Disanalah satu sudut lapangan yang diratakan itu terdapat serambi Salomo dan diluat sudut bangunan itu terdapat tebing yang terjal sedalam 200 m, yang turun ke lembah Kidron[14]. Tempat yang dimaksudkan juga dapat diidentifikasi sebagai tempat puncak bubungan Bait Allah yang paling tinggi tempat setiap pagi imam berdiri utnuk meniup terompet untuk mengingatkan waktunya mempersembahkan korban kepada Tuhan.[15] Drs. J. J. De Heer dalam bukunya mejelaskan bahwa sesungguhnya tempat yang dimaksudkan ada dalam khayal.[16] Dengan menjelaskan jika dalam khayal saja Yesus mau menerima bujukannya maka iblis juga menyangka bahwa Yesus akan rela menerima bujukannya ketika Ia pergi ke Yerusalem. Warren W. Wiersbe mendeskripsikan mengenai tempat ini dengan mengatakan bubungan Bait Allah yang tingginya 150 m dan terletak di atas Lembah Kidron.[17] Dengan jelasnya letak serta keadaan tempat yang dimaksudkan maka penulis menyimpulkan bahwa pada saat iblis sedang berkata hal itu kepada Tuhan Yesus, Yesus sudah ada dibait suci itu. 
Perintah iblis ba,le adalah kata kerja dalam bentuk imperfek yang berarti perintah. Hal ini menjadi suatu bahan pelajaran bahwa iblis hanya bisa berkata tetapi ia sendiri tidak dapat menjatuhkan Yesus. Ia berharap Yesus mau melakukannya, karena ia tahu bahwa ia memang tidak sanggup melakukan hal itu. Secara kondisi sangatlah mudah menjatuhkan Yesus karena Yesus sedang berada dipuncak tetapi iblis sebenarnya tahu bahwa ia tidak pernah dapat menjatuhkan Yesus. Kutipan Yesus dengan memakai “ada tertulis, dipihak lain telah ditulis” menunjukkan bahwa Yesus sebagai manusia menunjukkan keataatan sepenuhnya terhadap Allah. Kutipan yang dikutip iblis sebenarnya jika dipahami dengan  benar, iblis tidaklah mengutip secara utuh. Dalam Mazmur 91:11-12 ada suatu penggalan kalimat yang tidak dikutip iblis yaitu disegela jalanmu. Dengan demikian yang sebenarnya adalah Tuhan akan menolong jika kita ada dijalurnya Tuhan tetapi tidak jika keluar dari jalan Tuhan. Dan Yesus tahu yang dikatakan iblis adalah buka kehendak Tuhan. Secara jelas perkataan iblis itu menunjuk kepada keangkuhan. Itulah yang iblis inginkan, manusia mengandalkan diri sendiri dan hidup diluar Tuhan.
Yesus menjawab dengan mengutip firman Allah “janganlah engkau menguji Tuhan Allah mu” perkataan Yesus dengan mengutip firman Allah tidaklah bertolak belakang dengan apa yang dikutip iblis adalah saling melengkapi.

Ayat 8:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
Pa,lin paralamba,nei auvto.n o` dia,boloj eivj o;roj u`yhlo.n li,an kai. dei,knusin auvtw/| pa,saj ta.j basilei,aj tou/ ko,smou kai. th.n do,xan auvtw/n

Again, the devil taketh him up into an exceeding high mountain, and sheweth him all the kingdoms of the world, and the glory of them;
Again, the devil took him to a very high mountain and showed him all the kingdoms of the world and their splendor.

dan iblis membawanya pula keatas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dan kemegahannya.
Selanjutnya iblis sedang membawa dia kegunung sangat tinggi dan sedang dia sedang menunjukkan kepada dia semua kerajaan dari dunia dan kebesaran mereka.

Pa,lin ( kt. Ktrgn: lagi;selanjutnya;dipihak lain) paralamba,nei (V3SPAI: dia sedang membawa) auvto.n(k.gnt,3MA: dia)o` dia,boloj (NMSN: iblis)   eivj (k.dpnA: kedalam;kepada;ke) o;roj (kb,NSA: gunung) u`yhlo.n  (ksft,NSA:tinggi; yang berharga) li,an  (kt. Ktrgn: sangat)   kai. (dan;tetapi) dei,knusin  (kk,3sgPAI: dia sedang menunjukkan) auvtw/|  ( k.gnt.3sgMD: Kepada dia) /| pa,saj  (k.sft,FPA: semua;seluruh) ta.j basilei,aj (NFPA: kerajaan-kerajaan) tou  ko,smou (NMSG: dari dunia) kai.   (dan; tetapi) th.n do,xan (NFSA: kemuliaan;kebesaran) auvtw/n (k.gnt,3sgFG: dari mereka)

Ayat 9:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
kai. ei=pen auvtw/|\ tau/ta, soi pa,nta dw,sw( eva.n pesw.n proskunh,sh|j moiĂ…


And saith unto him, All these things will I give thee, if thou wilt fall down and worship me.
All this i will give You, “he said, “if you will bow down and worship me
Dan berkata kepadanya: ‘semua itu akan kuberikan kepadamu, jika engkau sujud menyembah aku

Dan dia telah berkata kepada dia, saya akan memberikan semua ini kepada engkau jika engkau telah sujud menyembahlah kepada aku
kai (dan) eipen ( kkd,3Sg,Aor,Aac,I: dia telah berkata) autw ( k.gnt,3sg,MD: kepada dia) tauta (k.gnt penunjuk. NPA:Ini/yang) soi (k.gnt,2SgD: kepada engkau) panta ( k.sft,NPA: semua;seluruh) dwsw (kk,1sg,FutAcInd: saya akan memberikan) ean (k.peng: supaya;jika) peswn (kk,AorActPrtspMSN: jatuh;sujud) proskunhshV (kk,2SgAorActSubj: engkau telah menyembahlah) moi (k.gnt1SgD: kepada aku)

Ayat 10
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
to,te le,gei auvtw/| o` VIhsou/j\ u[page( satana/\ ge,graptai ga,r\ ku,rion to.n qeo,n sou proskunh,seij kai. auvtw/| mo,nw| latreu,seijĂ…

Then saith Jesus unto him, Get thee hence, Satan: for it is written, Thou shalt worship the Lord thy God, and him only shalt thou serve.

Jesus said to him, "Away from me, Satan! For it is written: 'Worship the Lord your God, and serve him only.'"

Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"

Kemudian dia Yesus sedang mengatakan kepada dia engkau pulanglah iblis sebab dia telah ditulis engkau akan menyembah Tuhan Allah dari kamu dan kepada dia saja satu-satunya engkau akan beribadah.
:
tote ( kt. Keterangan: kemudian;pada waktu itu; dahulu) legei (kk3Sg,PAI: dia sedang mengatakan) autw (k.gnt,3sgMD: kepada dia) o ihsouV ( kb,MSN: Yesus) Upage (kk,2SgPAiMp: engkau pergilah; pulanglah) Satana ( kb,FSA: iblis) gegraptai (kk,3Sg,peRPI:  dia telah ditulis/menulis) gar ( Kt. Penghubung: sebab;apa) Kurion (kb,MSA: Tuhan) ton  qeon (kb,MSA: Allah) sou (k.gnt2sg, G: dari kamu) proskunhseiV (kk2Sg,FutActInd: engkau akan menyembah; bersujud) kai ( kt. Penghubung: dan;tetapi) autw (k.peng3sg,MD: kepada dia) monw (k.sft,MD: satu-satunya;saja;sendirian saja) latreuseiV (kk,2sg,FutActInd: engkau akan menyembah;beribadah)
.
Ayat 11:
Greek
KJV
NIV
ITB
Terjemahan Sendiri
To,te avfi,hsin auvto.n o` dia,boloj( kai. ivdou. a;ggeloi prosh/lqon kai. dihko,noun auvtw/|Ă…


Then the devil leaveth him, and, behold, angels came and ministered unto him.


Then the devil left him, and angels came and attended him.

Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.


Kemudian iblis sedang membiarkan pergi dan lihatlah malaikat-malaikat telah datang dan mereka dulu sedang melayani dia.
To,te(kemudian; pada waktu itu) avfi,hsin (kk,3Sg,PAI: Dia sedang menyuruh pergi;membiarkan) auvto.n(k.gnt,3Sg,MA: dia) o` dia,boloj (kb,MSN: iblis) kai. (dan;tetapi)ivdou. (aor, midd, imprtv: lihatlah) a;ggeloi(kb, n.m.jmk: malaikat-malaikat) prosh/lqon (kk, aor,act,ind, 3 pl: mereka telah datang) kai. (dan, tetapi, maka) dihko,noun (kk, imp,act, ind, 3pl: mereka dulu sedang melayani) auvtw (k.gnt org 3 sg, m,d: kepada dia)
Ayat 8-11:
Bagian ini berisi tentang pencobaan ketiga yang dialami Yesus pencoabaan kerajaan. Lagi Drs. J.J. De b mengatakan bahwa gunung yang sangat tinggi itu adalah suatu khayal dengan alasan tidak ada gunung yang tinggi didunia ini yang dari atasnya semua kerajaan didunia dapat dilihat. Cerita itu sebenarnya hanya merujuk kepada Musa yang berdiri diatas gunug Nebo melihat seluruh tanah Kanaan (Ul. 34:1).[18] Tafsiran Alkitab Masa Kini juga mendukung pernyataan diatas dengan mengatakan bahwa gunung itu bukanlah suatu gunung yang nyata.[19] Gunung itu bisa jadi gunung Pisga tempat Allah bersekutu dengan Musa diseberang sungai Yordan.[20] Namun walaupun demikian penulis lebih  menitik beratkan kepada suatu kisah yang benar-benar terjadi. Iblis mencoba menggoda Yesus melalui keinginan mata. Dan hal ini yang sering terjadi pada manusia yang sering tertipu oleh indahnya keinginan mata.
Permintaan iblis untuk disembah lebih mudah dipahami sebagai tindakan iblis yang menawarkan suatu masukan kepada Yesus. Marilah kita berkompromi, marilah kita atur bersama, berilah perhatian sedikit kepada hal-hal yang jahat.[21] Dan hal ini juga ditegaskan Drs. J.J. De Heer kata kompromi yang ditawarkan Barclay olehnya diartikan sebagai bersujud kepadanya disamping harus taat kepada Allah. Yesus tidak perlu mengutuki Tuhan Allah tetapi disisi lain ia harus sujud kepada iblis dengan arti lain mengakui iblis sebagai raja disamping AllahNya.[22]. Kata menyembah mempunyai makna memuliakan Allah dengan upacara.[23]
Dengan tegas Yesus menjawab bahwa iblis juga harus menyembah Tuhan Allah. Konsistensi iblis nyata tidak satupun dari tiga pencobaan iblis yang berhasil. Yesus yakin dengan kompromi tidaklah dapat mengalahkan kejahatan.
Hasil akhirnya adalah kemuliaan yang sesungguhnya datang pada Yesus. Malaikat-malaikat datang melayani Yesus hal inilah yang menunjukkan Yesus menang dengan jalan ini, Allah membuktikan penyertaan-Nya. Namun kepergian iblis bukanlah bahwa ia tidak pernah dicobai lagi tetapi menunggu waktu yang tepat (Luk. 4:13).

Ada sedikti perbedeaan mengenai urutan peristiwa yang dicatat oleh Lukas dengan Matius. Menurut Lukas pencobaan yang dibubungan Bait Allah adalah pencobaan yang ketiga. Dan hal ini tidaklah diketahui jelas apa maksudnya. Jika dilihat kembali penolakan Yesus dengan menggunakan Firman Tuhan semua terkutip dari kitab Ulangan. Hal ini menunjukkan gambaran yang sama antara apa yang dialami Yesus dengan apa yang dialami bangsa Israel dipadang gurun.









BAB III
PENUTUP

Pencobaan yang dimaksud bukanlah agar kita melakukan dosa, tetapi untuk memampukan kita menaklukkan dosa.  Pencobaan dimaksud bukan supaya kita melakukan jahat, tetapi agar kita menjadi baik. Salah satu kebenaran yang hidup adalah bahwa setelah peristiwa besar terjadi (pembaptisan Yesus di sungsai Yordan), maka segeralah muncul reaksi.  Kita harus memahami bahwa kemenangan Yesus tidak membuat sipencoba tidak akan kembali lagi. Dalam persitiwa selanjutnya kita tahu bahwa Yesus berbicara dengan iblis di Kaesarea Filipi, ketika Petrus berusaha membujuk Yesus untuk tidak mengambil jalan kekayu salib (Mat. 16:23).
Berjaga-jaga terus adalah harga dari kemerdekaan, didalam perjuangan Kristiani tidak ada masa tenang. Dari sejak semula sampai akhir hidupnya Yesus berjuang terus, itulah sebabnya maka Yesus dapat menolong kita dalam perjuangan kita. Pencobaan itu sering datang melalui kecakapan serta kepandaian yang kita miliki. Seseorang yang memiliki kecakapan atau kepandaian tertentu akan dicobai melalui pemakaian kecakapannya untuk melarikan diri dari segala tanggung jawab.  Dalam pembahasan ini kita dapat mengetahui bahwa bahwa justru didalam keadaaan kita yang paling baik kita malah harus terus menerus berjaga-jaga. Kisah ini adalah bersumber dari Yesus sendiri. Hal ini memberi makna tentang kemenangan Yesus bahwa Ia dapat menolong orang lain yang mengalami pencobaan sebab Ia sendiri telah menang melawan pencobaan itu. semua yang ditawarkan iblis adalah cara yang sensaional, tetapi Yesus menolak cara itu karena cara itu hanyalah membawa kepada kegagalan. 
Dalam ayat 11 terdapat suatu jenis iman yang tidak baik yaitu iman kompromi yaitu jika Yesus jadi menerima tawaran siiblis untuk menyembah dia. Namun langkah yang diambil Yesus adalah langkah yang tepat. Yesus begitu yakin bahwa kita tidak pernah dapat mengalahkan kejahatan dengan cara berkompromi dengan kejahatan itu. Yesus meletakkan dasar-dasar iman Kristen yang tidak pernah mengenal kompromi. Kekristenan tidak dapat membuat dirinya sejajar dengan dunia ini sebaliknya Kekeristenan justru mengangkat derajat dunia keatas.
Jadi Yesus memberikan keputusan-Nya bahwa ia tidak akan pernah membujuk orang dengan memberikan harta benda untuk mengikut Dia. Ia memutuskan bahwa jalan sensasional bukanlah jalan Dia dan Ia memutuskan tidak boleh ada kompromi dalam berita yang Ia beritakan dan dalam iman yang ia limpahkan. 



KEPUSTAKAAN

Barclay, Willam, PAS Injil Matius, JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011
De Her, Drs. J J, injil Matius pasal 1-22, JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011
Henry, Mattew , Injil Matius 1-11, SURABAYA: MOMENTUM, 2007
Leks, Stefan , Tafsir Injil Matius, Yogyakarta: KANISIUS, 2007
Tafsiran Alkitab Masa Kini, JAKARTA: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/ OMF: 1996
The Wycliffe Bible Comentary, MALANG: gandum mas, 2008
W. Wiersbe, Warren Loyal Dalam Kristus, BANDUNG: Yayasan Kalam Hidup, 2012


                                                                                                                             


[1] Ada banyak pandangan mengenai arti dari peirasqh/nai. Kata ini adalah kata kerja yang berasal dari kata kerja bentuk aktif peirazw. Willian Barclay menuliskan arti dari kata dengan arti menguji dan tidak mendukung pemakaian kata menggoda. Menggoda dianggap sebagai kata mempunyai makna negatif yaitu membujuk melakukan dosa sedangkan menguji diartikan  untuk memampukan untuk penaklukan dosa lewat ujian tersebut. The wycliffe bible comentary vol 3, cet III (malang: gandum mas, 2008) hlm 30.  Kata “peirasqh/nai” dalam konteks ayat ini mengandung arti suatu bujukan untuk melakukan kejahatan. Dalam konteks ini penulis lebih memakai kata menguji karena objek adalah Yesus. Tidak mungkin Yesus dapat dibujuk melakukan dosa, Dia adalah Allah. Jadi arti kata peirazw adalah situasi dimana kejahatan ditaklukan dan kemenangan dinyatakan.
[2] Drs. J J, de Her, injil Matius pasal 1-22, cet 11, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011) hlm 50 Drs. J J, de Her, injil Matius pasal 1-22, cet 11, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011)
[3] Mattew Henry, Injil Matius 1-11, cet  1 (SURABAYA: MOMENTUM, 2007) hlm 95
[4] Stefan Leks, Tafsir Injil Matius, cet 5 (Yogyakarta: KANISIUS 2007) hlm 88,
[5] Willam Barclay, PAS Injil Matius, cet 9, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011), hlm 104
[6] Mattew Henry, Injil Matius 1-11, cet  1 (SURABAYA: momentum, 2007) hlm  96
[7] The Wycliffe Bible Comentary vol 3, cet III (MALANG: gandum mas, 2008) hlm30
[8] Stefan Leks, Tafsir Injil Matius, cet 5 (YOGYAKARTA: KANISIUS 2007) hlm 89
[9] Mattew henry, Injil Matius 1-11, cet  1 (surabaya: momentum, 2007) hlm  101
[10] Stefan Leks, tafsir injil matius, cet 5 (YOGYAKARTA: KANISIUS 2007) hlm 91
[11] Drs. J J, de Her, injil Matius pasal 1-22, cet 11, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011) hlm 52
[12] Arti kata sebenarnya adalah “dia telah ditulis” dalam bentuk perfek (telah dilakukan sempurna) hal ini menunjuk kepada hal yang telah selesai yaitu Firman yang telah diberikan Allah kepada umatNya melalui Musa dalam sejarah perjalanan bangsa Israel dalam PL. Frasa atau kalimat selanjutnya adalah kutipan langsung dari PL.
[13] Stefan Leks, Tafsir Injil Matius, cet 5 (YOGYAKARTA: KANISIUS 2007) hlm 93
[14] Willam Barclay, PAS Injil Matius, cet 9, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011), hlm 113
[15] Willam Barclay, PAS Injil Matius, cet 9, (Jakarta: BPK, Gunung Mulia, 2011), hlm 113
[16] Drs. J J, de Her, injil Matius pasal 1-22, cet 11, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011) hlm 52
[17] Warren W. Wiersbe, Loyal Dalam Kristus, cet 1 ( BANDUNG: Yayasan Kalam Hidup, 2012) hlm 37
[18] Drs. J J, de Her, Injil Matius Pasal 1-22, cet 11, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011) hlm 55
[19] Tafsiran Alkitab Masa Kini, cet 9 (JAKARTA: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/ OMF: 1996) hlm 69
[20] Mattew Henry, Injil Matius 1-11, cet  1 (SURABAYA: MOMENTUM, 2007) hlm  117
[21] Willam Barclay, PAS Injil Matius, cet 9, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011), hlm 116
[22] Drs. J J, de Her, Injil Matius Pasal 1-22, cet 11, (JAKARTA: BPK, Gunung Mulia, 2011) hlm 55
[23] Stefan Leks, Tafsir Injil Matius, cet 5 (YOGYAKARTA: KANISIUS 2007) hlm 98.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar